
Fatih - Ikan, Laron dan Semut
Aku senang, aku senang
Tapi bingung, aku bingung
Aku senang, aku senang
Tapi heran, aku heran
Dan aku pun bertanya
Pada semua ikan di kolam
Tiadakah kau bosan, disitu
Dan dia pun menjawab, tiada bosan
Walau berada di tempat sekecil ini
Karena ku di sini, setiap hari, bersama Tuhanku
Dan aku pun bertanya
Pada laron-laron berterbangan
Kenapa kau hidup semalam
Dan ia pun menjawab, tiada tersiap
Walau hanya semalam aku hidup di dunia
Karna dalam semalam aku hidup, ku sebut Tuhanku
Dan aku pun bertanya
Pada semut-semut di sarangnya
Tidakkah kau merasa lelah bekerja
Dan dia pun menjawab, tiada lelah
Walau sepanjang hidup aku terus bekerja
Karna setiap saat dalam bekerja, bersama Tuhanku
Dan ikan pun menjawab, tiada bosan
Walau berada di tempat sekecil ini
Karena ku di sini, setiap hari, bersama Tuhanku
Dan laron pun menjawab, tiada tersiap
Walau hanya semalam aku hidup di dunia
Karna dalam semalam, aku hidup, ku sebut Tuhanku
Dan semut pun menjawab, tiada lelah
Walau sepanjang hidup aku terus bekerja,
Karna setiap saat, dalam bekerja, bersama Tuhanku
Dan aku bertanya, pada jiwaku
Sejauh apa hidup tanpa Tuhanmu
Dan aku bertanya, pada hatiku
Sedalam (selama) apa hidup tanpa Tuhanmu
Dan aku bertanya, pada diriku
Sekeras apa kerja tanpa Tuhanmu
"kita hidup untuk ... mati dan hidup seterusnya"
Aku senang, aku senang
Tapi bingung, aku bingung
Aku senang, aku senang
Tapi heran, aku heran
Dan aku pun bertanya
Pada semua ikan di kolam
Tiadakah kau bosan, disitu
Dan dia pun menjawab, tiada bosan
Walau berada di tempat sekecil ini
Karena ku di sini, setiap hari, bersama Tuhanku
Dan aku pun bertanya
Pada laron-laron berterbangan
Kenapa kau hidup semalam
Dan ia pun menjawab, tiada tersiap
Walau hanya semalam aku hidup di dunia
Karna dalam semalam aku hidup, ku sebut Tuhanku
Dan aku pun bertanya
Pada semut-semut di sarangnya
Tidakkah kau merasa lelah bekerja
Dan dia pun menjawab, tiada lelah
Walau sepanjang hidup aku terus bekerja
Karna setiap saat dalam bekerja, bersama Tuhanku
Dan ikan pun menjawab, tiada bosan
Walau berada di tempat sekecil ini
Karena ku di sini, setiap hari, bersama Tuhanku
Dan laron pun menjawab, tiada tersiap
Walau hanya semalam aku hidup di dunia
Karna dalam semalam, aku hidup, ku sebut Tuhanku
Dan semut pun menjawab, tiada lelah
Walau sepanjang hidup aku terus bekerja,
Karna setiap saat, dalam bekerja, bersama Tuhanku
Dan aku bertanya, pada jiwaku
Sejauh apa hidup tanpa Tuhanmu
Dan aku bertanya, pada hatiku
Sedalam (selama) apa hidup tanpa Tuhanmu
Dan aku bertanya, pada diriku
Sekeras apa kerja tanpa Tuhanmu
"kita hidup untuk ... mati dan hidup seterusnya"

